liburan?

0
  • on Monday, 29 December 2008
  • yeaa liburaan.. ; akhirnya liburaan jugaa!! ; liburr telah tibaa ; blaa blabla blablaa..

    bullshit. liburan apaan? semua orang sibuk pada pergi kesana lah, kesini lah, ini-itu.. blablabla gue? stayed at home and do something boring! liburan artinya bebas? ga buat gue. masih mikirin hal yang mestinya ga dipikirin pas liburan gini. dikejar deadline, digerayangi ujian piano, masalah abstrak, hh! its not holiday time, and no time for holiday. :(

    de javu

    0
  • on Sunday, 28 December 2008
  • aku pernah merasaka hal ini. sering.

    dia menghilang selama beberapa waktu, dan aku merasa ada yang hilang dalam hidupku. aku ingin ia kembali dan berada didekatku. perasaan itu sangat mengganggu sekali sampai-sampai mempengaruhi wajahku. tanpa sengaja raut wajahku terus saja cemberut dan tidak ingin tersenyum. jerawatku hampir menyebar di setiap sisi kulit mukaku. aku mencoba untuk tidak terlalu mempikirkan hal ini terlalu dalam karena ini hanya suatu hal yang dangkal. tetapi aku takut ada sesuatu yang berubah diantara kita. aku dibatasi oleh ruang dan waktu. aku tidak tau bagaimana ia sekarang ini, aku hanya tau dari sedikit kalimat yang ia tuliskan dan entah itu benar atau tidak adanya. abstrak. dan aku cinta pada hal yang abstrak? sungguh bodoh. tetapi tetap saja aku lakukan. memang sangat bodoh. ada alasan apa dibalik semua ini? aku saja pun tidak tau, bagaimana bisa aku mencari jawaban dari orang lain.

    terlalu banyak yang aku pikirkan ketika ia menghilang. tetapi ketika ia kembali ...

    aku senang. aku sedikit lega. tetapi hanya sebentar saja aku merasakan hal itu, aku sudah kembali dalam perasaan ku yang biasa ini. datar. dan aku pernah merasakan ini sekitar 2 bulan yang lalu, tetapi dalam kondisi yang berbeda.

    aku takut mempunyai penyakit seperti ini. bagaimana aku bisa menjadi orang yang loyal? apakah mereka adalah orang yang memang bukan untukku? atau kebodohanku yang memang tidak bisa memilih orang? aku tau ini bukan saatnya memikirkan hal yang terlalu serius. aku masih muda. masih banyak hal yang lebih penting untuk dipikirkan. masih panjang jalan yang harus ku tempuh. tetapi sering aku lalui saat-saat seperti ini. untuk mengalihkan pikiranku dari hal rumit seperti ini, aku mencoba untuk bersenang-senang dengan temanku dan meninggalkan masalah ini. tetapi semakin ku tinggalkan, semakin banyak masalah yang menumpuk dan mereka berteriak didalam hati dan pikiranku untuk segera diselesaikan. akh! semakin rumit saja hidupku. dan sampai sekarang benang kusut itu masih tetap kusut.

    live in

    0
  • on Wednesday, 24 December 2008
  • aku telah kembali dari liburan singkat ku ini. sangat singkat. dan ada secuil ingatan yang kembali lagi ke permukaan saat aku menikmati liburan ku. seperti flashback ke dalam waktu 1 bulan silam. tetapi perbedaanya, tidak ada 'dia' disampingku.

    dulu, ia sangat memperhatikanku.
    dulu, ia suka mengucapkan kata-kata manis untuk ku
    dulu, waktu terasa begitu berputar
    dulu, pikiranku penuh dengan dirinya

    tetapi seiring berjalannya waktu dan hambatan yang terus berada dihadapan kami, sedikit demi sedikit warna merah yang ada didalam hati mulai luntur. entah mengapa, kami seperti tidak bisa menghadapi rintangan itu dan hampir berpaling untuk mencari hal yang lebih mudah didapatkan daripada ini.

    sekarang, ia tidak terlalu memperhatikanku
    sekarang, ia mengurangi kata-kata manisnya untuk ku
    sekarang, kami menghabiskan waktu untuk urusan kami masing-masing
    sekarang, pikiranku penuh dengan kebimbangan

    apa artinya ketika itu? kau lakukan semua untuk ku. kau ucapkan semua kata-kata manis untuk menenangkan hati ku karena aku terlalu sakit untuk meninggalkan mu.
    aku mencoba untuk percaya. aku mencoba untuk membuka hatiku yang memang sudah terisi oleh seseorang yang sudah kau tau siapa. aku mencoba untuk berpikir luas. aku mencoba untuk tidak terlalu sayang kepada mu, karena aku tau bahwa aku mudah jatuh cinta. aku mencoba untuk membalas hal yang sudah kau beri dan aku berikan lebih untuk mu.
    ketika itu semua berhasil ku lakukan, ternyata ...

    secepat itukah kau menyerah? kau tidak mau mempertahankanku? atau sekarang kau sudah sadar bahwa aku hanya menjadi media pengantar emosi mu yang terlalu tinggi memuncak sehingga kau bisa katakan apa saja dan tidak bisa bertanggung jawab atas segala omong kosong belaka mu itu? dan sekarang kau sudah tenang dan tidak memerlukan ku lagi? nice!

    (to be continued)

    perfect tale

    0
  • on Friday, 19 December 2008
  • hidup tidak seperti cerita-cerita dongeng yang sering kita lihat dan dengar sewaktu kecil. hidup juga bukan seperti film yang kita tonton di layar kaca atau layar lebar. diri kita juga bukan karakter fiksi yang kita berharap dan berkhayal dapat terjadi di dunia fana ini. itu semua hanya kebohongan belaka, fiksi, abstrak, hanya kekreatifan seseorang yang pintar mengarang cerita, demi membuat semua pikiran terfokus pada kesempurnaan.

    harus kita sadari bahwa tidak ada yang sempurna di dunia ini. yang ada, kita cukup bersyukur dengan apa yang kita miliki sekarang. terima kekurangan dan nikmati kelebihan. jangan melihat ke luar jika tidak ingin iri, tetapi jangan menutup diri jika ingin berpikir luas. kita boleh menghibur diri dengan khayalan, tetapi jangan berharap terlalu banyak dalam keindahan. semua sudah diatur oleh tuhan. tinggal menunggu waktu sampai kita mengetahui apa yang terbaik yang direncanakan olehNya.

    imaginasi

    0
  • on Thursday, 18 December 2008
  • aku tidak tau apa yang akan terjadi dalam hidupku 1 detik kemudian. apa yang aku pikirkan saat ini, belum tentu akan terjadi setelah itu. dan aku mengalaminya setiap detik dalam hidupku, termasuk saat itu..

    aku melihatnya untuk pertama kali. saat itu tujuanku adalah untuk mencari sekelompok orang yang telah membuat kesenjangan diantara kami. itu mereka. hei, siapa dia? aku seperti pernah melihatnya, biarlah.. tidak perlu terlalu dipikirkan, tidak penting. hari berlalu dan berlalu. layaknya orang yang memang ingin saling mengenal satu sama lain, kami semua bertukar pikiran dan pengalaman. tetapi ada suatu waktu ketika kami mulai terasa lebih dekat. entah mengapa bisa terjadi seperti ini. entah mengapa hubungan ini menjadi tidak biasa lagi untuk hanya sekedar teman. pada saat aku akan kembali ke kehidupan ku semula, semua terlalu indah untuk ditinggalkan. terlambat. sulit untukku untuk kembali kesana lagi. aku tidak bisa berbuat apa-apa. aku hanya bisa duduk, melihat pemandangan untuk terakhir kali (dan berharap untuk melihatnya lagi) sambil menggenggam kenangan yang akan kutinggalkan, dan menunggu roda ini mengantarkan kami ke jurang pemisahan ruang dan waktu. ia pergi lebih dulu. dan setelah itu aku baru sadar ternyata hidup ini tidak seperti yang aku bayangkan. kenangan termanis. semakin manis kenangan ini, semakin pahit yang akan dirasakan seseorang di ruang yang lain. maafkan aku. tetapi memang kita tidak berada pada perasaan yang tepat. aku telah menjadi seseorang yang buruk dalam beberapa waktu. tetapi waktu itu aku gunakan untuk memikirkan kepastian apa yang akan ku ambil. dan aku menemukannya. dengan tangan tuhan, aku bisa hidup tenang dan menikmati hidupku, setidaknya hingga saat ini.