awan putih tidak menghalangi sepenuhnya cahaya matahari
bak angin yang bersenandung
salju hijau kecoklatan kaku jatuh dari atas surga
ketika aku berada denganmu aku tidak ingin berpisah, ketika kita berpisah aku tidak sabar menunggu esok hari
selama seminggu, seperti itulah
masuk ke dalam sebuah hall
hanya tinggal diam, dan eskalator akan mengajak melihat dan merasakan indahnya suasana ball room
aku merekamnya, dengan digital cameraku
mencari angel yang cocok untuk di abadikan
mengabadikannya dengan seseorang
....
loh, kenapa semuanya berhenti?
aku melihat kebelakang lalu kebawah
ohh ternyata 10 jari itu telah menepi
sudah selesai waktuku untuk berdiri di eskalator itu
tetapi itu sangat indah sekaliii, wonderful
bisakah aku melihatnya sekali lagi?
tanyaku dengan secercah harapan
tetapi tidak ada eskalator yang bergerak mundur
jalurku seolah-olah sudah ditetapkan dalam sebuah garis
dan aku harus mengikuti garis itu
aku tetap melangkah
tetapi aku melihat kebelakang
karena itu aku selalu terjatuh, dan tidak melihat ke depan
goresan goresan itu tidak kuhiraukan
sakit tetap terasa dan bodohnya kepalaku masih tetap menengok ke belakang
ada yang tertinggal disana
precious thing
2 kali aku meninggalkan sesuatu yang sangat berharga
dan dalam tempo alegro
haruskah aku kembali mengejarnya?
berlari sia-sia karena aku akan tetap berada di tempat?
sepertinya jawabannya tidak ada pilihan
dan selalu bodoh seperti ini





0 comments:
Post a Comment