uang lagi, uang lagi

  • on Saturday, 7 March 2009
  • tidak sengaja mendengar ketika 3 orang jakarta sedang berbincang-bincang.

    orang 1: "iya? waktu itu kamu ke surabaya naik kereta ekonomi? waduh, rame bgt pasti"
    orang 2: "iya itu rame abizz. ada yg tidur2an dilantai lah, trs yg pd triak2 'yg aus yg aus yg aus' "
    orang 3: "hahaha"
    orang 2: "iya, jadi klo mau lewat tuh ngelewatin pala orang biasa aja, lewat mah lewat aja"
    orang 1: "trs ada jg kan yg tiba-tiba nyapu2 di kolong bangku?"
    orang 2: "iya itu itu! lg duduk tiba-tiba kaki saya di geser2 gt, trs orangnya nyapu, abis itu minta bayaran"
    orang 1: "itu yg jual2 makanan, buang sampahnya disitu jg, jd biar disapu"
    orang 3: "haha pas lg kyk gt emg mesti siap recehan byk di kantong"
    orang 1: "eh masa pernah si **** beli makanan ada karet ban di dalem makanannya"
    orang 3: "iya? kok gt?"
    orang 1: "jadi tuh dia beli nasi yg isinya rendang, emg ada rendangnya dikit tp abis itu ada karet bannya!"
    orang 2: "waduh, klo gt beli makanan di restorannya aja"
    orang 1: "kan mahal tau.."
    orang 3: "yaa daripada di tipu gt"
    orang 1: "makanya mending klo naik kereta tuh yg eksklusif aja"
    orang 2: "kata sodara2 saya daripada beli tiket gituan mending nyewa 1 gerbong kereta ekonomi tau haha"

    dari sepotong dialog diatas, dapat disimpulkan bahwa:
    semua orang mencari, mengincar, dan menginginkan uang. bagi mereka tidak ada tujuan hidup selain uang. semua dikerjakan demi uang.
    thats why..
    • stasiun kereta ga pernah bersih, teratur, dan nyaman!
    • orang-orang tidak bertindak tegas dalam hal ini karena petugasnya jg masih mencari uang!
    • pejabat yg sudah kaya masih tetap korupsi, dan
    • negara Indonesia masih menyandang gelar negara berkembang.

    1 comments:

    Shanizz need a boyfriend said...
    This comment has been removed by the author.

    Post a Comment